Dunia game, sejak zamannya konsol game Nintendo pada tahun 90an, sudah sangat lekat dan didominasi oleh kaum pria. Hasilnya, dewasa ini pria dikenal menjadi gamer yang lebih baik dari wanita. Tapi penelitian berasal ilmuwan Amerika perkumpulan membuktikan Jika stereotip itu.
Penelitian Dr Cuihua Shen asal University of California dan Dr Rabindra Ratan asal Michigan State University menemukan Jika jenis kelamin tidak berpengaruh terhadap kemampuan bermain game seseorang. Kesimpulan ini didapat asal 10.000 responden yang terdiri asal gamer MMO (Massive Multiplayer Online). Gamer perempuan mampu melakukan 'level up' sama baiknya dengan gamer pria.
Berasal penelitian ini jua diperoleh alasan mengapa perempuan diklaim menjadi gamer yg tidak kompeten. Pertama, gamer perempuan bermain game dalam kurun saat lebih singkat daripada gamer laki-laki . Ke 2, mereka lebih menentukan jenis karakter game yang tidak agresif, contohnya 'healer' atau penyembuh.
Di sisi lain, gamer laki-laki juga terbukti lebih penekanan buat menaikkan level secepat mungkin dan memenangkan kompetisi menggunakan gamer lain. Kebalikannya, gamer perempuan lebih fokus menjalin hubungan dengan gamer lain, dengan kata lain mereka lebih mementingkan interaksi asal di level tinggi.
Tetapi, disparitas motivasi tersebut tidak berpengaruh terhadap kemampuan gaming gamer perempuan . Mereka mampu mempertinggi level secepat gamer laki-laki Bila memang fokus buat hal itu
Sumber: Merdeka
0 Response to "Hanya Mitos, Gamer Wanita Lebih Baik Dari Pada Gamer Pria"
Post a Comment