Walau banyak yang memberikan hujatan pada akun facebooknya, tidak demikian pada media umum Twitter. Menurut pantauan Efekgila.Com, bahkan tagar #DukungSahatGurning telah menyebar di media sosial berlambang burung biru tersebut.
Para netizen berkata, polisi sangat mengada-ada sebagai akibatnya mengamankan aktivis yang terkenal kritis serta vokal tadi. Para netizen memberikan dukungan beserta meneruskan plesetan atau satire ‘Pancagila’ yg menciptakan Sahat diamankan polisi.
“Kenapa wajib takut membongkar kebohongan negeri ini? Apakah beserta menyembah lambang negara kita sanggup sejahtera? #DukungSahatGurning,” kata akun @Barunk15.
“Pancasila itu pandangan baru, wangsit&tugas yang wajib kt wujudkan. Gmbr itu tdk brarti apa-apa tanpa tercapainya inspirasi&tugas bersama tsb. #DukungSahatGurning,” istilah pemilik akun @MarolopManaluGo.
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat RI, Zulkfili Hasan menyebut pelecehan lambang negara menjadi indikasi warga mulai kehilangan roh kebangsaan. Dari politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu, sudah saatnya pemerintah balik menggelorakan pendidikan semacam penataran P4, contohnya dulu.
“Ini lampu merah, sehabis 18 tahun reformasi ini kita memang kehilangan roh kebangsaan. Dulu kan masif (pembelajaran soal Pancasila, UUD 1945, NKRI serta bhineka Tunggal Ika), terdapat penataran P4, lembaga-lembaga jua ikut serta. Saya telah mengungkapkan dalam Presiden, harus misalnya dulu,” ujar Zulkfili dilansir berdasarkan diantara.
Ketimbang menghujat pelaku pelecehan terhadap negara, Zulkifli mengajak warga berakibat perkara ini sebagai pelajaran memasyarakatkan balik cinta tanah air. Hal ini supaya masyarakat tidak kehilangan identitas kebangsaannya.
“ayo jadikan pelajaran terhadap masalah pelecehan lambang negara, menjadi titik pulang memasyarakatkan kembali cinta tanah air. Jika tidak, kita dapat kehilangan identitas kebangsaan,” ungkap beliau.
Sumber: efekgila.com
0 Response to "Sahat ,Aktifis Vokal Yang Membuat Plesetan Pancasila Di Amankan Polisi"
Post a Comment