Polda Metro Jaya bersama Polisi Resor Tangerang Selatan masih terus mencari satu benda yang akan dijadikan bukti tambahan kasus pembunuhan dan mutilasi perempuan hamil di Cikupa, Tangerang. Meski begitu, polisi akan mengalami kesulitan untuk menemukan benda tersebut.
Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krishna Murti, benda yang belum dapat ditemukan itu berupa potongan kedua kaki korban. Kesulitan itu lantaran Kusmayadi membuang potongan tubuh itu di aliran sungai yang deras.
"Sungai saat pelaku (Kusmayadi) membuang potongan kaki sangat deras dan dalam, tim masih terus mencari," kata Krishna, di Mapolda Metro Jaya, Jumat, 22 April 2016.
Krishna mengatakan, penyisiran terhadap potongan kaki akan terus dilakukan. Sebab, lokasi pembuangan kaki korban, tidak jauh dengan potongan tangan yang lebih dulu ditemukan.
"Arus sungai yang deras membuat potongan kaki korban terbawa arus sungai, kami masih berusaha menemukannya ," ujar dia.
Menurut Perwira Unit II Subdit Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum Ajun Komisaris Polisi Rofan Richard Mahenu, pelaku membuang potongan kaki di dekat toko ponsel. Di toko ponsel itu, Kusmayadi menjual ponsel milik korban.
"Nama sungai biasa disebut warga Sungai Surya Toto (karena sebelah perusahan Surya Toto) di Desa Cibadak, jalan Arya Jaya Santika, Tangerang," kata Rofan.
"TKP pembuangan kaki berjarak 500 meter, dekat dengan toko handphone tempat pelaku menjual ponsel korban," Rofan menambahkan.
Sumber : http://www.dream.co.id/news/ini-benda-yang-belum-ditemukan-polisi-160422r.html
0 Response to "Barang Bukti Ini Masih Menjadi Misteri, Kasus Pemutilasi Wanita Hamil"
Post a Comment