Program ijab qabul dilakukan di ruang Dharma perempuan , Sabtu (30/4/2016) siang, pukul 11.00 WIB.
Pria yang sudah mendekam lima bulan di balik jeruji itu, akhirnya mendapat persetujuan menikah sang kepala Lapas Kedungpane, Dedi Handoko.
"Ya senang. Senang sebab menerima ijin dari Pak Dedi (Kalapas)," tutur Agus saat berjalan menuju ruang Dharma perempuan .
Jarak kamar tahanan Agus hingga ruangan prosesi ijab tersebut sekitar 500 meter.
Laki-laki yang dipidana karena masalah pengeroyokan itu sudah tampil rapi. Ia mengenakan setelan jas hitam serta peci coklat.
Senyum Agus mengembang singkat, waktu bertatap muka menggunakan calon istrinya.
Mereka duduk berhadapan dengan penghulu asal KUA Banyumanik.
Akad nikah pun berlangsung lancar. Agus secara lantang mengucapkan sumpah setianya di depan penghulu.
Pernikahan itu disaksikan puluhan orang dari pihak ke 2 mempelai. Agus dan istrinya pun tampak berurai air mata usai akad.
Terpisah, ketua Seksi Bimkemas, Ari Tris Ochtia Sari mengatakan, pernikahan di Lapas artinya hak narapidana.
Prosesi dapat terealisasi, apabila lengkap syarat serta administrasinya.
"acara pernikahan dilaksanakan menggunakan persetujuan Kalapas, berdasarkan hasil Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) atas permohonan pernikahan berasal famili mempelai," paparnya.
Dia mengimbuhkan, persyaratan yang harus dilengkapi mencakup surat permohonan serta jaminan keluarga, referensi hendak menikah berasal kelurahan dan KUA.
Sumber Terpercaya : TRIBUNNEWS.COM
Sumber Kutipan Berita : http://www.huntnews.id/p/detail/2827584075819250?uc_param_str=dnfrpfbivesscpgimibtbmntnijblauputoggdnw&pos=1462033980001&channel=tag_headlines&chncat=tags_indonesian
0 Response to "Agus Supriyanto semringah, Sebab Binaan Lapas Ini Bisa Ijab Qobul"
Post a Comment