Tentara AS Sedang Asyik Bermain Pokemon Go Saat Sedang Bertempur Melawan ISIS



Demam permainan impian 'Pokemon Go' lewat ponsel pintar merambah sampai ke wilayah pertempuran militer di Irak. Seseorang tentara berasal Amerika yang secara sukarela bergabung menggunakan tentara Kurdi Peshmerga, Louis Park (26) mengaku melihat pokemon Squirtle pada antara senapan mesin yang terdapat pada daerah padang pasir.

"Baru saja mendapat pokemon pertama saya di garis terdepan Mosul di daerah kekuasaan Daesh (ISIS), Teleskuf. Ayo tantang saya untuk melakukan perseteruan pokemon para mortir pengecut," kata Park yang unggahannya di global maya yang sebagai viral.




Tentara dari Amerika bermain pokemon go pada Irak Daily mail


Diberitakan koran Daily Mail, Selasa (12/7), beliau kala itu sedang bersiaga akan gempuran militan Negara Islam Irak serta Suriah (ISIS), tepatnya pada kota Dohuk. Park mengaku memainkan software ini tidak terlalu sering, Lantaran tugasnya sebagai tentara serta keterbatasan sinyal. Walau begitu, saat berada pada Dohuk, sebuah desa pada Kurdistan, Park dapat bermain sepuasnya karena terdapat kawasan latihan pokemon pada sana.

"di sini (Dohuk) saya menerima pokemon Zubat," istilah Park.

Selain Park, diketahui poly juga berasal kalangan militer yang memainkan game ini. Sebuah unggahan Twitter dari akun marinir Alaihi Salam pula menampilkan sebuah gambar pokemon Pikachu dengan tulisan "Menyingkir berasal daerah baku tembak Pikachu! Itu adalah pelanggaran keamanan!".

Pokemon Go merupakan sebuah permainan virtual besutan perusahaan game Nintendo. Permainan yang baru diluncurkan awal bulan ini menjadi fenomenal pada kalangan penikmat game berbasis software ponsel. Para pemain wajib  mengikuti lokasi yg di dalamnya ada pokemon untuk ditangkap.

Diketahui setiap lokasi mempunyai jenis pokemonnya masing-masing, entah itu di air, bahari, atau pun di udara.

Subscribe Email anda untuk mendapatkan update BeritaRakyat di email updates:

0 Response to "Tentara AS Sedang Asyik Bermain Pokemon Go Saat Sedang Bertempur Melawan ISIS"

Post a Comment