Kehadiran Mourinho pada sebuah liga memang menjadi warna tersendiri. Keberadaannya tak jarang kali membentuk kompetisi berjalan lebih hayati. Perseteruan antartim tidak cuma soal kalah menang, akan tetapi mind games yang diumbar menjadi bumbu yang menyedapkan. Banyak yg meyakini perseteruan itu memang menjadi bagian asal planning Mourinho buat mengantarkan timnya meraih hasil maksimal di akhir isu terkini.
Simak saja, Mourinho yg masih menukangi FC biaya mempunyai rivalitas menggunakan Sir Alex Ferguson. Tapi keduanya lalu bersahabat selesainya sama-sama menjadi instruktur pada perserikatan Inggris. Lalu aksi bikin merah pendengaran Louis van Gaal dengan komentar soal transfer Luke Shaw asal Southampton. Pula rivalitas menggunakan Arsene Wenger yg sudah menjadi misteri umum . Selain tu jua 'tarung' kuda dan cihuahua menggunakan Brendan Rodgers yang kala itu masih menjadi manajer Liverpool.
Demam isu depan terdapat sosok baru yang berpotensi bakal jadi target mind games Mourinho. Bukan rival baru, tapi lanjutan seteru lama dua instruktur pada La liga: Mourinho menggunakan Pep Guardiola yang sekarang membesut Manchester City.
Milito, yang turut andil saat Inter yang dibesut Mourinho menjadi juara liga Champions 2010, meyakini bahwa mantan pelatihnya itu memang sengaja membangun konflik menggunakan manajer tim versus.
"Kadang kala Jose memang sengaja menciptakan permusuhan. Guardiola termasuk salah satunya, pulang serta tanyalah kepada Pep," kata Milito seperti idkutip Soccerway.
"Mourinho merupakan sosok pemimpin yg hebat. Saya sedang mengungkapkan sosok manajer di level tertinggi pada dunia. Dia selalu mampu meyakinkan pemain agar tampil 100 %, menyampaikan kalimat-kalimat pada momen yang tepat serta bisa menghukum Bila diperlukan.
"dia tahu bagaimana cara buat melindungi timnya serta selalu membutuhkan musuh buat menyerang maupun membela skuatnya," ucap beliau.
Sumber: DetikSport
0 Response to "Mourinho, Manager Yang Gemar Ciptakan Konflik Dengan Manager Lain"
Post a Comment