Kepala Dinas penjelasan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat Brigadir Jenderal Tentara Nasional Indonesia Sabrar Fadhilah membenarkan sudah terjadi kecelakaan yg menimpa helikopter jenis Bell 205 A-1 milik TNI AD menggunakan nomor reg HA-5073 dari skuadron 11 serbu.
Helikopter tersebut jatuh menimpa dua tempat tinggal masyarakat pada Dusun Kowang Desa Tamanmartani Kecamatan Kalasan Kabupaten Sleman, Yogyakarta sekitar pukul 15.16 WIB di Jumat (8/7/2016).
"ke 2 rumah tadi diketahui milik Heru Purwanto, 58 tahun dan Parno, 45 tahun, masyarakat desa Kowang, Tamanmartani, Kalasan, Sleman," ujar Sabrar ketika memberikan liputan pada Media Center Dinas penjelasan Tentara Nasional Indonesia AD, Jakarta sentra, Jumat malam.
Berdasarkan penuturan Sabrar, Helikopter tadi diketahui lepas landas pada pukul 15.06 WIB dari Lanud Adi Soemarmo Solo menuju Lanud Adisutjipto Yogyakarta. Kemudian pada pukul 15.14 WIB menara pengawas kehilangan kontak menggunakan heli milik TNI AD tadi.
Pukul 15.16 helikopter yang mengangkut 5 kru itu dinyatakan hilang. Hingga waktu ini pihak TNI AD belum mengetahui penyebab pasti jatuhnya helikopter tersebut.
Tetapi Sabrar menuturkan bahwa Tentara Nasional Indonesia AD telah membuat tim pemeriksaan buat melakukan penyelidikan. Tentara Nasional Indonesia pun telah melakukan evakuasi terhadap korban serta melokalisasi kawasan kejadian dalam rangka pemeriksaan dan investigasi.
"saat ini telah dibentuk tim pemeriksaan buat melakukan penyelidikan. Malam ini dikirim ke yogyakarta," ungkapnya.
Ad interim, data berasal Badan Penanggulangan bencana wilayah (BPBD) Provinsi daerah Yogyakarta (DIY) yg dilaporkan ke Badan Nasional Penanggulangan bencana wilayah (BNPB) menjelaskan, 3 orang tewas global dan tiga orang lain luka berat.
Korban mati artinya Letnan dua Cpn Angga Juang, Serda Sirait yang merupakan kru helikopter, serta seseorang rakyat sipil bernama Fransisca Nila Agustin.
"Laporan posisi terakhir, jenazah ada di RS Bhayangkara," ujar Sutopo Purwo Nugroho, kepala sentra Data, gosip serta Humas BNPB melalui pesan singkat, Jumat malam.
Sementara, korban luka, yakni atas nama Capt Titus Benediktus Sinaga, Serka Rohmat serta Serda Sukoco. Ketiganya artinya awak helikopter tersebut.
"waktu ini, posisi korban luka parah berada pada tempat tinggal Sakit Hardjo Lukito," lanjut Sutopo.
Heli yg Jatuh buat Pengamanan joko widodo
Sumber: Kompas
0 Response to "Beginilah Kronologi Jatuhnya Pesawat Milik TNI AD di Sleman"
Post a Comment